Perbedaan Judge, Referee, dan Umpire

Ditulis oleh Aan Setyawan

Judge, referee, dan umpire sama-sama bisa kita artikan dengan 'wasit'. Lalu apa perbedaan dari ke tiga kata tersebut? Agar tidak salah, saya akan merujuk pada kamus tesaurus Oxford edisi kedua.

A. JUDGE

Judge menjadi kata yang bisa mewakili dari ketiga kata ini. Judge adalah orang yang menentukan siapa yang berhak memenangkan sebuah kompetisi. Dia menilai kemampuan dan kualitas dari seseorang atau sesuatu yang dihasilkan dalam sebuah kompetisi. Artinya judge bukan hanya digunakan di dalam konteks olahraga, tetapi juga bisa digunakan untuk kompetisi bukan olahraga. Misalnya, lomba fotografi, lomba menggambar, dan lainnya. Oleh karena itu, judge juga bisa kita artikan dengan 'juri' pada konteks kompetisi bukan olahraga.

a. The winner was chosen by a judge.

(pemenang dipilih oleh juri)

b. The judge decision is final.

(keputusan juri adalah final)

B. REFEREE

Referee digunakan sebagai orang yang mengontrol pertandingan sehingga memastikan peraturan tidak dilanggar oleh dua orang atau tim yang sedang berkompetisi. Referee digunakan ketika yang dipertandingkan hanya melibatkan dua tim atau dua orang yang saling berhadapatan dalam satu pertandingan. Referee terlibat langsung di dalam lapangan, misalnya pada olahraga sepakbola, tinju, dan bakset.

a. The referee blew his whistle.

(wasit meniup peluitnya)

b. The verbal clashes have included attacks on referees.

(tindakan verbal termasuk serangan terhadap wasit.)

C. UMPIRE

Umpire adalah orang yang menonton pertandingan dan memastikan peraturan tidak dilanggar. Umpire tidak terlibat di dalam lapangan secara langsung. Hanya melihat dari sisi lapangan. Biasanya digunakan di olahraga kriket, tenis, baseball, dan badminton.

a. Chen Long was given out by the umpire.

(Chen Long diusir oleh wasit)

b. He received a yellow card from the umpire.

(dia menerima kartu kuning dari wasit)