Perbedaan Antara Lose, Lost, Loose, dan Loss
Ditulis oleh Diah Anggraeni Published 23/06/2016 edited 16/08/2017

Terkadang ketika kita menggunakan bahasa Inggris, kita bingung ketika memilih kata mana yang paling tepat kita gunakan, misalnya ketika kita ingin menggunakan ataupun membedakan antara lose, lost, loose, dan loss. Keempatnya memiliki perbedaan masing-masing, baik dari pelafalan, bentuk, maupun makna. Mari kita bahas satu persatu!

1. Pelafalan (pronunciation)

Pelafalan pada kata lose, lost, loose, dan loss berbeda-beda. Pada kata lose /luːz/ dan loose /luːs/ pelafalannya mungkin sedikit sama. Akan tetapi, kata lose dibaca sedikit lebih panjang dari kata loose. Lose dibaca atau dilafalkan sama seperti pada kata snooze /snuːz/ (tertidur), sedangkan loose /luːs/ pelafalannya sama seperti pada kata goose /ɡuːs/ (angsa). Pada kata lost /lɒst/ dan loss /lɒs/ pun pelafalannya hampir sama, hanya saja pada kata lost terdapat bunyi /t/ diakhir kata, sedangkan pada kata loss tidak.

2. Bentuk dan Arti

2.1 Lose

Kata lose merupakan bentuk verb 1 atau kata kerja bentuk pertama yang memiiki arti tidak dapat menemukan sesuatu, atau kehilangan sesuatu, memiliki kekurangan terhadap sesuatu, membuang, gagal, ataupun kalah.

Contoh kalimat:

a. I would not lose you. (Aku tidak akan kehilanganmu.)

b. I lose the race. (Saya kalah dalam pertandingan.)

2.2 Lost

Sedangkan lost merupakan bentuk past tense atau lampau dari verb 1 ‘lose’ yang juga dapat berfungsi sebagai adjective (past participle). Sama halnya seperti lose, lost dalam bentuk kata kerja memiliki arti tidak atau kehilangan sesuatu, membuang sesuatu, dan tersesat.

Contoh kalimat:

a. I got lost on the way. (Aku tersesat di jalan.)

b. I would be lost without my map. (Aku akan tersesat tanpa petaku.)

c. I have lost my key. (Aku telah kehilangan kunciku.)

d. A lost ticket (sebuah tiket yang hilang, lost berfungsi sebagai adjective)

2.3 Loose

Loose /luːs/ bisa menjadi kata sifat (adjective), kata kerja (verb). Loose memiliki beberapa arti seperti longgar, lepas, bebas, atau tidak terbungkus.

Contoh kalimat:

a. I buy a loose shirt. (Aku membeli kemeja longgar, loose sebagai adjective)

b. We loosed the horses. (Kami melepaskan kuda-kuda, loose sebagai verb)

2.4 Loss

Loss merupakan kata benda (noun) yang menunjukan ‘kehilangan’.

Contoh kalimat:

a. I am suffering from loss of memory. (Aku menderita hilang ingatan.)

b. My family was mourning the loss (=death) of our parents. (Keluarga saya berduka karena kehilangan (=kematian) orang tua kami.)

Kesimpulan