Verba Taktransitif: Pengertian, Jenis, dan Contohnya

Ditulis oleh Aan Setyawan

Verba taktransitif adalah verba yang tidak memerlukan objek sama sekali setelah verba. Verba taktransitif sebutan lainnya adalah verba intransitif. Pada verba taktransitif, pelengkap bisa terletak setelah verba. Perhatikan contoh kalimat verba taktransitif di bawah ini:

a. Para putri sedang mandi di sungai.

b. Nasi telah menjadi bubur.

c. Budi sedang berlali.

Ketiga kalimat di atas tidak memiliki objek. Pada contoh kalimat (a) di sungai adalah keterangan, (b) bubur adalah pelengkap, dan (c) tidak diikuti pelengkap ataupun keterangan.

Baca Juga : Transitive and Intransitive Verbs

Dari contoh-contoh di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa verba taktransitif adalah verba yang tidak bisa diikuti oleh objek, tetapi bisa diikuti oleh pelengkap ataupun eterangan. Setidaknya ada dua jenis verba taktransitif, yaitu verba taktransitif berpelengkap wajib dan verba taktransitif berpelengkap manasuka.

1. Verba taktransitif berpelengkap wajib

Verba taktransitif berpelengkap wajib adalah verba taktransitif yang wajib menggunakan pelengkap setelah verba. Tanpa kehadiran pelengkap, kalimat tersebut menjadi tidak lengkap

a. Anaknya berjumlah tiga orang.

b. Asetnya bernilai milyaran rupiah.

c. Presiden berpendapat ekonomi baik-baik saja.

Semua kalimat di atas memerlukan pelengkap. Pada kalimat (a) dan (b) tiga orang dan milyaran rupiah adalah pelengkap dalam bentuk frasa, sementara pada kalimat (c) pelengkap adalah dalam bentuk klausa. Tanpa kehadiran pelengkap, kalimat di atas akan menjadi tidak lengkap atau janggal.

2. Verba taktransitif berpelengkap manasuka

Verba taktransitif berpelengkap manasuka adalah jenis verba taktransitif yang dapat diberi pelengkap setelah verba bisa juga tidak perlu diberi pelengkap. Ketika tidak ada pelengkap, biasanya diisi dengan keterangan.

a. Dia berteriak kencang.

b. Dia berbaju biru.

c. Rumahnya berpintu tiga.

Semua kalimat di atas bisa diisi dengan keterangan di belakang verba. Pada contoh di atas, kencang, biru, dan tiga adalah keterangan. Tanpa keterangan tersebut, kalimat masih bisa berterima.