Go

Apakah Benar Ada Kata Yang Bersinonim Mutlak: Bermakna Sama?

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada July 12th at 9:19pm
Share :

Sinonim berdasarkan konsep Cruse ada yang namanya sinonim mutlak, yang sifatnya relatif dan intuitif. Sebuah kata bisa saling menggantikan satu sama lain, namun karena sifatnya yang relatif dan intuitif itu, hanya dalam hitungan menit tidak bisa lagi menggantikan. Contohnya, meskipun wanita bersinonim mutlak dengan perempuan namun di dalam KTP kata wanita tidak bisa menggantikan perempuan dalam kolom jenis kelamin. Dari segi lokatifnya juga bisa berubah. Contohnya adalah kata wanita bersinonim dengan perempuan dan kata baik yang bersinonim dengan bagus.

Dua buah ujaran yang bersinonim tidak akan pernah memiliki makna yang sama persis. Hal itu dikarenakan beberapa faktor di antaranya:

  1. Faktor waktu
    
    Contohnya kata _hulubalang_ bersinonim dengan kata _komandan_. Namun, kata _hulubalang_ memiliki pengertian klasik sedangkan _komandan_ tidak memiliki pengertian klasik. Dengan kata lain, kata _hulubalang_ hanya cocok untuk teks yang bersifat klasik, dan kata _komandan_ tidak cocok untuk konteks klasik itu.
    
  2. Faktor tempat atau wilayah
    
    Contohnya adalah kata _saya_ dan _beta_ adalah dua kata yang bersinonim. Namun, kata _saya_ dapat digunakan di mana saja, sedangkan kata _beta_ biasa digunakan untuk wilayah Indonesia bagian timur atau dalam konteks masyarakat yang berasal dari Indonesia bagian timur.
    
  3. Faktor keformalan
    
    Contohnya adalah kata _uang_ dan _duit_. Keduanya merupakan dua kata yang bersinonim,namun keduanya memiliki perbedaan penggunaan. Kata _uang_ cocok digunakan dalam ragam formal dan tak formal, sedangkan kata _duit_ hanya cocok digunakan dalam ragam tak formal.
    
  4. Faktor sosial
    
    Umpamanya kata _saya_ dan _aku_ adalah dua kata yang bersinonim, namun kata _saya_ bisa digunakan oleh siapa saja dan kepada siapa saja, sedangkan kata _aku_ hanya bisa digunakan terhadap orang yang sebaya, yang dianggap akrab atau kepada orang yang lebih muda atau lebih rendah status sosialnya.
    
  5. Bidang kegiatan
    
    Contoh sinonim yang dipengaruhi oleh bidang kegiatan adalah kata _matahari_ dan _mentari_. Keduanya merupakan dua kata yang bersinonim namun, kata _matahari_ dapat digunakan dalam kegiatan apa pun atau dapat digunakan secara umum, sedangkan kata _mentari_ hanya dapat digunakan dalam ragam khusus, terutama ragam sastra.
    
  6. Faktor nuansa makna
    
    Contohnya adalah kata _melihat_, _melirik_, _menonton_, _meninjau_, dan _mengintip_ adalah sejumlah kata yang bersinonim. Namun, antara kata yang satu dengan yang lain tidak selalu dapat dipertukarkan, karena masing-masing memiliki nuansa makna yang berbeda. Kata _melihat_ memiliki makna umum, kata _melirik_ memiliki makna 'melihat dengan sudut mata', kata _menonton_ memiliki makna' melihat untuk kesenangan', kata _meninjau_ memiliki makna 'melihat dari tempat jauh', dan kata _mengintip_ memiliki makna melihat melalui celah sempit. Dengan demikian, jelas kata menonton tidak dapat diganti dengan kata melirik karena keduanya memiliki nuansa makna yang berbeda.
    

Artikel Lainnya

Pengertian, Ciri, dan Contoh Register dalam Bahasa
Perbedaan Ask, Ask For, Request, dan Order
Up
Seri Materi dan Soal CPNS Bahasa Indonesia: Partikel
Perbedaan Antara Tool, Utensil, Equipment, dan Apparatus
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi