Antonim adalah Pengertian dan Jenis-Jenis Antonim! Terbaru 2023! Free

Selamat datang di artikel blog belajarbahasa.idAntonim adalah hubungan semantik antara dua buah satuan ujaran yang mempunyai makna berkebalikan atau berlawanan antara satu sama lain. Antonim bukanlah lawan kata secara langsung, melainkan perlawanan makna. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi pengertian antonim serta berbagai jenisnya.

Pengertian antonim mengacu pada hubungan semantik antara dua buah satuan ujaran yang memiliki makna berlawanan. Antonim tidak hanya berkaitan dengan kata-kata itu sendiri, tetapi lebih pada makna yang dikandung oleh kata-kata tersebut. Kita akan melihat lebih dekat jenis-jenis antonim, termasuk antonim biner dan non biner, antonim bergradasi dan tak bergradasi, antonim orthogonal dan antonim antipodal, serta antonim direksional dan antonim relasional.

Pengertian Antonim adalah

Antonim adalah Pengertian dan Jenis-Jenis Antonim! Free

Antonim adalah istilah yang digunakan untuk menyatakan hubungan semantik antara dua buah satuan ujaran yang memiliki makna berlawanan. Istilah ini berasal dari kata ‘anti’ yang berarti lawan dan ‘onoma’ yang berarti nama. Dalam pengertian antonim, penting untuk memahami bahwa yang berlawanan bukanlah kata-kata itu sendiri, melainkan makna dari kata-kata tersebut. Antonim bisa berupa lawan kata secara biner atau non biner.

Sifat-sifat Antonim

Antonim adalah Pengertian dan Jenis-Jenis Antonim! Free

Sifat-sifat dalam hubungan Antonim adalah memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang kompleksitas makna yang terkait. Berikut adalah beberapa sifat yang dapat ditemukan dalam hubungan antonim:

1. Antonim Bersifat Mutlak

Antonim bersifat mutlak merujuk pada dua satuan ujaran yang memiliki makna yang mutlak berlawanan atau tidak dapat dibantah. Misalnya, “hidup” dan “mati” adalah antonim yang bersifat mutlak karena makna keduanya saling berlawanan secara langsung.

2. Antonim Bersifat Relatif

Antonim bersifat relatif memiliki tingkatan makna pada satuan ujarannya. Misalnya, “besar” dan “kecil” adalah antonim yang bersifat relatif karena terdapat tingkatan ukuran yang dapat digunakan untuk membedakan keduanya.

3. Antonim Bersifat Relasional

Antonim bersifat relasional melengkapi satu sama lain dalam hubungan makna. Contohnya adalah “atas” dan “bawah”, yang saling melengkapi dalam menggambarkan posisi relatif suatu objek dalam ruang.

4. Antonim Bersifat Hierarkial

Antonim bersifat hierarkial memiliki jenjang atau tingkatan dalam makna. Misalnya, “guru” dan “murid” adalah antonim hierarkial yang menggambarkan perbedaan peran atau posisi dalam konteks pendidikan.

5. Antonim Bersifat Majemuk

Antonim bersifat majemuk memiliki lebih dari satu pasangan antonim. Contohnya adalah “panjang-pendek” dan “lebar-sempit”, yang memiliki pasangan antonim yang saling berlawanan dalam konteks dimensi atau ukuran objek.

Contoh Antonim

Berikut beberapa contoh kata-kata antonim yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia:

KataAntonim
GelapTerang
HidupMati
KayaMiskin
KecilBesar
JauhDekat
TinggiRendah
MahalMurah
BurukBaik
HaramHalal
SebabAkibat
TakutBerani
SenangSedih
TajamTumpul
SebelumSesudah
TambahKurang
CepatLambat
AsliPalsu

Dalam bahasa Indonesia, pemahaman terhadap antonim sangat penting untuk menyusun kalimat-kalimat yang lebih padu, memperkaya kosakata, dan mengungkapkan makna dengan lebih tepat. Dengan mempelajari contoh-contoh antonim di atas, kita dapat mengembangkan kemampuan berbahasa Indonesia kita secara efektif.

Jenis-Jenis Antonim

Antonim adalah Pengertian dan Jenis-Jenis Antonim! Free

Antonim adalah kata-kata yang maknanya saling berlawanan satu sama lain. antonim adalah, sering sekali disebut dengan lawan kata. Antonim merupakan lawan kata yang memiliki arti berlawanan terhadap suatu kata. Penggunaan kata antonim seringkali digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Antonim mempunyai beberapa pembagian sesuai dengan jenisnya, yaitu

  • ●● Antonim Berpasangan

Antonim kembar adalah antonim yang melibatkan pertentangan antara dua kata. Contohnya adalah kata hidup yang berlawanan dengan mati.

  • ●● Antonim Majemuk

Antonim majemuk adalah antonim yang melibatkan banyak kata. Contohnya adalah kalimat rumah itu berwarna merah yang berlawanan dengan rumah itu berwarna hijau.

  • ●● Antonim Gradual

Antonim gradual adalah antonim yang memiliki tingkatan dalam pertentangan. Contohnya adalah rumah mewah x rumah sederhana.

  • ●● Antonim Hierarkis

Antonim hierarkis yaitu antonim yang pertentangan katanya dalam posisi bertingkat. Contohnya adalah Januari x Februari.

  • ●● Antonim Relasional

Antonim relasional yaitu antonim yang kedua katanya saling berhubungan. Contohnya adalah kata suami dan istri.

Chaer (2007) menjelaskan antonim atau antonimi adalah hubungan semantik antara dua bauh satuan ujaran yang maknanya menyatakan kebalikan, pertentangan, atau kontras antara yang satu dengan yang lain. Selain itu, antonim adalah juga berarti nama lain untuk benda lain pula (Chaer, 2009).

Menurut Vehaar dan Chaer (2009), antonimi adalah ungkapan (biasanya berupa kata, tetapi dapat pula dalam bentuk frase atau kalimat) yang maknanya dianggap kebalikan dari makna ungkapan lain. Misalnya, kata bagus berantonimi dengan kata buruk; kata besar berantonimi dengan kata kecil; dan kata membeli berantonimi dengan kata menjual. Hubungan makna antara dua buah kata yang berantonim bersifat dua arah.

Parera (2004) menjelaskan bahwa pertentangan adalah hubungan yang menyangkut dua benda yang dapat ditempatkan dalam beberapa posisi atau keadaan sebagai berikut: (1) dua benda itu dapat dihubungkan dengan satu garis lurus yang ditarik dari satu ke yang lain; (2) dua benda itu terletak pada ujung dari sebuah aksis atau diameter, atau sejenisnya; (3) dua benda itu bersambung, tetapi letaknya berhadapan; (4) dau benda itu berhadapan ; jarak antara tidak menjadi akibat; (5) mereka berpisah atau bercerai satu dari yang lain; (6) mereka bekerja saling berlawanan; (7) mereka tidak dapat berada bersama-sama karena mereka bertentangan; (8) mereka menunjukkan dua muka yang berbalikan.

Secara logikal, antonim dibedakan atas kontardiksi dan kontrer. Dua makna dikatakan berkontadiksi atau berada dalam posisi kontradiksi ialah dua makna yang saling mengucilkan dan menolak kemunculannya bersama-sama dalam satu proposisi atau kalimat pernyataan; jika yang satu benar, maka yang lain salah. Dua kata atau proposisi dikatakan dalam posisi kontrer jika dua kata atau proposisi itu tidak mungkin sama-sama benar, tetapi ada kemungkinan keduanya salah. Leech dalam Parera (2004) membedakan pertentangan kontrer menjadi dua, yaitu: (1) pertentangan makna beranting dan (2) pertentangan makna polaris.

Antonim terdapat pada semua tataran bahasa: tataran morfem, kata, frase dan kalimat, tetapi tidak mudah mencari contohnya dalam setiap bahasa. Chaer (2010) menjelaskan bahwaa dalam bahasa Indonesia untuk tataran morfem (terikat) barangkali tidak ada, tetapi dalam bahasa Inggris ada. Contohnya adalah kata thankful dengan thankless, full dan less berantonim. Selain itu, pro dan re- dalam kata progresif dan regresif juga berantonim.

Verhaar dalam Padeta (2001) menbedakan antonim berdasarkan sistem sebagai berikut.Antonim antarkalimat, misalnya _dia sakit_ dan _dia tidak sakit_.Antonim antarfrasa, misalnya _secara teratur_ dan _secara tidak teratur_.Antonim antarkata, misalnya _makan_ dan _minum_.

Antonim adalah hubungan semantik antara dua buah satuan ujaran yang memiliki makna berkebalikan atau berlawanan. Dalam pengertian antonim, penting untuk memahami bahwa yang berlawanan bukanlah kata-kata itu sendiri, melainkan makna dari kata-kata tersebut. Terdapat beberapa sifat dalam hubungan antonim, seperti antonim bersifat mutlakantonim bersifat relatifantonim bersifat relasionalantonim bersifat hierarkial, dan antonim bersifat majemuk.

Ada pula beberapa jenis antonim adalah, seperti antonim biner dan non biner, antonim bergradasi dan tak bergradasi, antonim orthogonal dan antonim antipodal, serta antonim direksional dan antonim relasional. Contoh-contoh antonim yang sering digunakan antara lain gelap-terang, hidup-mati, kaya-miskin, dan lain-lain. Belajar antonim memiliki fungsi dan manfaat dalam pembelajaran bahasa, seperti memperkaya kosakata, memperluas pemahaman bahasa, dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi.

Dengan memahami konsep antonim adalah secara baik, kita dapat lebih memahami dan mengungkapkan makna dalam bahasa Indonesia secara efektif dan akurat. Semoga penjelasan mengenai pengertian antonim, jenis antonim, dan contoh antonim dalam artikel ini dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang penggunaan antonim dalam bahasa Indonesia.