Mengeluhkan Perilaku Seseorang
Complaining Someone's Attitude WRITTEN BY Gisni Gilbaryan

Sebagai makhluk sosial, manusia selalu membutuhkan teman. Teman yang bisa diajak berbicara atau teman yang bisa kita ajak melakukan kegiatan apa pun bersama-sama. Memiliki teman adalah hal yang sangat menyenangkan. Namun, bagaimana jika kita memiliki teman yang sedikit menjengkelkan. Terkadang perilakunya membuat kita ingin mengkritiknya habis-habisan tapi susah juga menyampaikannya. Sering juga kita bilangin tentang kebiasaan buruknya itu, tetap aja susah ngertinya. Sahabat belajarbahasa mungkin bisa coba pake bahasa Inggris ngobrolnya, siapa tahu dia ngertinya cuman bahasa Inggris.

Ini juga nih yang terjadi dengan Diah. Diah kurang suka dengan kebiasaan temannya Gisni yang suka muter musik keras-keras dan hobi pinjem barang orang lain. Suatu waktu, Diah sedang banyak kerjaan dan merasa Gisni sudah keterlaluan, akhirnya Diah mencoba mengeluhkan kebiasaan itu langsung sama orangnya.

Bagaimana, ada yang punya teman menjengkelkan seperti ceritanya Diah?

Cek dialognya lengkapnya,

DIALOGUE

Diah : Gisni, that music is terribly loud. Could you turn it down a bit?

Gisni : Sorry! Is it bothering you?

Diah : Yes of course, I need to focus, I have to finish this work today.

Gisni : Do you need some help?

Diah : No, no thank you, just please be quiet.

Gisni : Ok, no problem.

Diah : Yes, and another thing - would you mind not using my charger?

Gisni : I’m sorry. I didn’t realise you feel so strongly about it.

Diah : Can you just use your own stuff?

Gisni : But I left my charger at home and my phone’s battery is about to die.

Diah : Everyday?

Gisni : Okay, okay, I do apologize. Now may I borrow your pen? I lost mine.

Diah : No

USEFUL EXPRESSIONS

1. Mengeluhkan ketidaknyamanan

Punya teman kerja atau teman sekamar yang suka muter musik atau menonton tv dengan volume yang berlebihan bisa jadi sangat mengganggu, apalagi jika kita sedang mencoba untuk berkonsentrasi. Gimana cara menegurnya? Coba pakai ungkapan bahasa Inggris seperti ini:

That radio’s terribly loud. Could you turn it down a fraction?

Do you have to have that music on so loud?

Do you think you could keep the noise down a bit?

I wish you wouldn’t have your TV so loud.

Atau menegur teman yang hobi pinjem barang orang lain:

Wouldn’t it be an idea to buy your own pen?

Please ask when you borrow my stuff.

2. Meminta maaf atas ketidaknyamanan

Kalau kebetulan kita sendiri yang ditegur, lebih baik kita minta maaf dan berusaha mengubah perilaku yang kurang baik tersebut. Cara minta maafnya bisa dengan ungkapan seperti ini:

Sorry! Is it bothering you?

Sorry! Were you trying to sleep?

Sorry! Have I been keeping you awake?

I really ought to have known better. Sorry!

Sorry! I meant to ask you, but you were out.

Sorry! I thought you didn’t mind.

Selain di www.belajarbahasa.id dan di kanal youtube belajarbahasa.id, sahabat juga bisa mengikuti timeline fanpage belajarbahasa di Facebook. Jangan lupa like dan share ya! Thank you.

Selamat Belajar

GLOSSARY

Terribly loud : sangat keras

Please be quiet : tolong jangan berisik

Your own stuff : barang-barangmu sendiri

Borrow : meminjam

Sumber:

Ockenden, Michael. 1986. Situational Dialogue Revised Edition. Longman Group UK Limited. Hal: 78