Menelepon (Informal)
Telephoning (Informal) WRITTEN BY Imam Sulaeman

 

Berbicara di telepon sebenarnya hampir sama kayak percakapan biasa yang nanyain dulu kabar terus menyampaikan pesan atau tujuan dari menelepon itu apa, kalau udah selesai terus bilang makasih dan good bye. 

Dalam artikel sebelumnya, sahabat belajarbahasa udah belajar cara menelepon secara formal, misalnya kayak menelepon ke perusahaan atau sekolah. Sekarang, kita akan belajar ungkapan-ungkapan yang sering dipakai kalau kita menelepon ke teman. 

Dalam dialog ini, Gisni sedang diskusi serius tentang kerjaannya di kantor sama Imam dan Aan. Ketika lagi diskusi serius, tiba-tiba ponselnya berdering, ternyata temennya yang namanya Didi menelepon. Awalnya Gisni ga mau ngangkat tapi ponselnya terus berdering, akhirnya dia pun menjawab telepon dari Didi.

DIALOGUE 

(Gisni is in the middle of meeting with Imam and Aan, when suddenly her phone rings, Didi is calling) 

Didi        : Hi Gisni how are you?

Gisni      : I am ok It’s nice to hear from you. How are things?

Didi        : emmm, I was wondering if you could help me

Gisni      : Hang on, What is that?

Didi        : I just got fired and I don’t know what to do now

Gisni     : I’m sorry I didn’t catch that

Didi       : I just lost my job, I have no place to stay right now

Gisni     : Could I call you back later? I’m a bit tied up right now

Didi       : But…

Gisni    : I’ll call you after work and we can talk about this ok?

Didi      : Ok, Thank you very much for your help, bye, see you

Gisni    : Bye

 


USEFUL EXPRESSIONS 

1. Bagaimana cara menyapa seseorang di telepon

Ungkapan ini hampir sama seperti ngebuka percakapan pada umumnya, nanya kabar dulu. Ungkapan dan jawabannya bisa bervariasi. Misalnya,

 

A: Hi Gisni, how are you?

B: I am ok It’s nice to hear from you. How are things? 

 

2. Bagaimana cara menyampaikan tujuan menelepon

Nah, kalau udah nanyain kabar, udah dijawab juga, baru deh bilang mau apa, pertamanya bisa pakai kalimat berikut ini: 

 

I am calling about   

I’m calling to    

could you tell me 

I was wondering if you could tell me   

Could you tell me    

I was wondering if you could help me    

I need    

I just wanted to ask    

Just a quick question    

Just a quick word     

Just a quick one

 

3. Bagimana meminta seseorang untuk mengulangi perkataannya

Kalau misalnya sahabat belajar bahasa tidak bisa mendengar apa yang diucapkan oleh si penelepon atau kurang jelas, bisa pakai kalimat-kalimat ini, biar diulangi atau diperjelas maksudnya. 

 

I’m sorry I didn’t catch that 

I’m sorry, could you repeat that please? 

I’m sorry, I can’t hear you, could you please speak up a little? 

Would you mind speaking a little slower

 

4. Bagaimana mengatakan jika anda sedang sibuk

Bisa jadi pas ada orang nelepon kitanya lagi sibuk ga bisa diganggu kayak Gisni yang lagi rapat. Ungkapannya boleh nih pakai yang ini: 

 

I’m a little busy at the moment, would you mind calling me back later? 

I’m afraid I can’t talk right now, would you please call me back later? 

Could I call you back later? I’m a bit tied up right now

 

5. Bagaimana mengucapkan terimakasih dan selamat tinggal

Udah beres neleponnya? jangan langsung ditutup, bilang makasih dulu, pamit dulu, baru deh ditutup teleponnya, caranya gimana? bilang aja kayak gini: 

 

Give my regards to your Dad, good bye 

Thank you very much for your help, bye 

Thanks for your time, bye 

It was great to hear from you, good bye 

Speak to you soon, bye 

Take care, bye bye

GLOSSARY 

catch                 : menangkap

got fired            : dipecat

hang on             : tunggu

in the middle     : di tengah-tengah

lost                   : kehilangan

repeat              : mengulangi

slower              : lebih pelan

soon                : segera

tied up             : sibuk

 

Sumber:

Ockenden, Michael. 1986. Situational Dialogue Revised Edition. Longman Group UK Limited. Hal: 52