Klausa Kata Sifat/ Relatif
Adjective/ Relative Clause WRITTEN BY Diah Anggraeni

 

1. Pengertian

Adjective clause atau dikenal juga sebagai relative clause adalah klausa yang  terdiri dari subjek dan kata kerja (verb). Adjective clause berfungsi sebagai adjective atau menerangkan kata benda dalam suatu kalimat[i]. Klausa ajektiva atau klausa relatif memberikan keterangan tambahan mengenai satu dari nomina-nomina dalam klausa utama[ii] Biasanya, ia diawali oleh relative pronoun atau relative adverb seperti; who, whom, whose, which, where, when, why, dan that.

Untuk lebih memahami bentuk dan fungsi dari adjective clause, kita dapat melihat contoh-contoh berikut.

 

2. Jenis-jenis relative pronoun dalam adjective/relative clause

a. Who = orang (subjek)

Contoh 1

I am a girl who (that) is good at dancing.

[Saya adalah perempuan yang pandai menari.]

 

Pada contoh 1, ‘who is good at dancing’ merupakan adjective atau relative clause yang merujuk pada noun ‘a girl’ yang mana noun ‘a girl’ tersebut merujuk pada subjek ‘I’. Pada contoh 1, kalimat tersebut awalnya terdiri dari dua klausa yaitu:

“I am a girl dan I am good at dancing.

Dalam contoh 1, dua klausa tersebut disatukan dalam satu kalimat dengan menggunakan relative pronoun ‘who’, karena ‘who’ memiliki posisi yang setara dengan subjek ‘I’ maka setelah klausa-klausa tersebut digabung, pronoun ‘I’ tidak disebutkan kembali.

 

Penting untuk diingat bahwa relative pronoun ‘that’ lebih sering digunakan dalam kalimat yang mengandung relative/ adjective clause dibandingkan ‘who’, ‘whom’, ataupun ‘which’.

Jadi, untuk contoh kalimat 1 tersebut, kita bisa membuat kalimat seperti; ‘I am a girl that is good at dancing’.           

 

b. Whom = orang (objek)

Contoh  2

The man whom (that) I talked to last night was Bobi.

[Pria yang berbicara dengan saya tadi malam adalah Bobi.]

 

 

Pada contoh 2, kalimat tersebut awalnya terdiri dari dua klausa yaitu:

“The man was Bobi dan I talked to (the man) last night.”

 

Dalam contoh 2, contoh ini berbeda dengan contoh 1 yang mana penggunaan relative pronoun merujuk pada subjek, pada contoh 2 ini, noun ‘the man’ merujuk pada objek ‘Bobi’ sehingga menggunakan relative pronoun ‘whom’. Pada contoh 2, ‘who I talked to last night’ merupakan adjective atau relative clause yang merujuk pada noun ‘Bobi’ yang memiliki posisi sebagai objek dalam kalimat.

 

c. Whose = milik atau kepemilikan

Contoh  3:

I have just met Sani whose husband works for Kodelokus.

[Saya baru saja bertemu dengan Sani yang suaminya bekerja di Kodelokus.]

 

Pada contoh 3, kalimat tersebut awalnya terdiri dari dua klausa yaitu:

“I have just met Sani dan Sani’s husband works at Kodelokus”

Dalam contoh 3, kalimat tersebut menggunakan relative pronoun whose karena merujuk pada ‘Sani’s husband’ atau suami ‘yang dimiliki’ Sani. Pada contoh 3, ‘whose husband works at Kodelokus’ merupakan adjective atau relative clause yang merujuk pada Sani’s husband.

 

d. That = benda atau orang

Contoh  4:

It is a book that is good for children.

[Ini buku yang baik untuk anak-anak.]

 

Pada contoh 4, kalimat tersebut awalnya terdiri dari dua klausa yaitu:

“ It is a book dan The book is good for children ”

Dalam contoh 4, kalimat tersebut menggunakan relative pronoun that yang merujuk pada benda yaitu ‘book’. Relative pronoun ‘that’ lebih sering digunakan dalam kalimat yang mengandung relative/ adjective clause dibandingkan ‘who’, ‘whom’, ataupun ‘which’.

 

e. Which = benda

Contoh 5:

It is a phone which will change the world.

[Ini adalah telepon yang akan mengubah dunia.]

 

Pada contoh 5, kalimat tersebut awalnya terdiri dari dua klausa yaitu:

“It is a phone dan This phone will change the world”

 

Dalam contoh 5, kalimat tersebut menggunakan relative pronoun ‘which’ karena merujuk pada benda yaitu ‘a phone’. Pada contoh 3, ‘which will change the world’ merupakan adjective atau relative clause yang merujuk pada benda ‘phone’. Dalam kalimat yang mengandung relative pronoun yang merujuk pada benda, kita dapat menggunakan that ataupun ‘which’ tetapi pada umumnya relative pronoun ‘that’ lebih sering digunakan.

 

f. When = waktu

Contoh 6:

I can not remember the day when he was gone.

[Saya tidak dapat mengingat hari ketika dia pergi.]

 

Pada contoh 6, ‘when he was gone’ merupakan adjective atau relative clause. Dalam contoh 6, kalimat tersebut menggunakan relative adverb ‘when’ karena merujuk pada waktu dalam kalimat yaitu ‘the day’.

 

g. Where = tempat

Contoh 7:

Jakarta is the city where my sister was born.

[Jakarta adalah kota dimana kaka saya dilahirkan.]

 

Pada contoh 7, ‘where my sister was born’ merupakan adjective atau relative clause. Dalam contoh 7, kalimat tersebut menggunakan relative adverb ‘where’ karena merujuk pada tempat dalam kalimat yaitu ‘the city’

 

h. Why = alasan

Contoh 8:

I do not know the reason why she is angry at me.

[Saya tidak mengetahui alasan mengapa dia marah pada saya.]

 

Pada contoh 8, ‘why she is angry at me’ merupakan adjective atau relative clause. Dalam contoh 8, kalimat tersebut menggunakan relative adverb ‘why’ karena merujuk pada ‘the reason’ atau memberikan keterangan lebih terkait suatu alasan mengapa suatu hal terjadi.

 

Contoh lainnya:

The girl who (that) is wearing the red veil is my little sister.

[Gadis yang menggunakan kerudung merah adalah adik saya.

 

The girl whom (that) he saw at the party was Bunga.

[Gadis yang dia lihat di pesta adalah Bunga.]

 

The woman, whose the wallet is falling, is my friend.

[Wanita, yang dompetnya jatuh, adalah teman saya.]

 

Do you know the girl that I talked to?

[Apakah kamu tahu gadis yang berbicara denganku?]

 

Our car which is red is very expensive.

[Mobil kami yang berwarna merah sangatlah mahal.]

 

My father passed away when I was a kid.

[Ayah saya meninggal dunia ketika saya masih kecil.]

 

Relative/ adjective clause juga bisa menjadi subjek dalam suatu kalimat, seperti dalam contoh:

 

Who is wearing red jacket is my friend.

Who is wearing red jacket

is

my friend.

Subject

linking verb

complement

Catatan penting untuk diingat kembali!

*pronoun yang merujuk pada hal yang sama sebagai relative pronoun harus disembunyikan sebagai contoh:

The boy is my brother. You called him yesterday.

The boy whom you saw him yesterday is my brother.

The boy whom you saw yesterday is my brother. √

 

3. Jenis-jenis adjective/relative clause

Terdapat dua jenis relative clause yaitu non restrictive clauses dan restrictive clauses[iii]

3.1 Restrictive clause

Restrictive clause (essential/ defining relative clause) adalah klausa yang ditambahkan dalam suatu kalimat, diperlukan dalam kalimat tersebut karena mempengaruhi makna yang ada dalam kalimat dan tidak disertai dengan koma. Untuk lebih dapat memahaminya, dapat dilihat dalam contoh berikut. Relative pronoun ‘that’ hanya digunakan dalam restrictive clause.

Contoh 1 

My uncle who is wearing black shirt lives in Bandung.

 

Pada contoh kalimat 1, ‘who is wearing black shirt’ tersebut merupakan restrictive clause karena ditandai dengan tidak adanya koma. Contoh kalimat 1 tersebut berarti menunjukan jika keterangan atau kalimat ‘who is wearing black shirt’ tersebut penting atau dibutuhkan dalam kalimat. Dalam konteks kalimat pertama, mungkin seseorang yang mengutarakan atau menulis kalimat tersebut memiliki beberapa paman, dan hanya paman yang menggunakan kemeja berwarna hitam yang tinggal di Bandung

 

3.2 Non-restrictive clause

Non-restrictive clauses (non-essential/ non- defining relative clause) adalah klausa yang ditambahkan dalam suatu kalimat tetapi tidak diperlukan, kehadiran klausa non-restrictive dalam kalimat ditandai dengan koma.

Contoh 2

My uncle, who is wearing black shirt, lives in Bandung.

 

Sedangkan pada contoh kalimat ke 2, kalimat tersebut mengandung non restrictive clause. Makna yang terdapat pada kalimat ke 2 berarti tidak dibutuhkan atau dapat dihilangkan. Dalam konteks kalimat kedua, mungkin seseorang yang mengutarakan atau menulis kalimat tersebut hanya memiliki seorang paman, dan satu-satunya paman yang dia miliki tinggal di Bandung. Penggunaan defining relative clauses ini untuk memperjelas siapa atau apa yang sedang dibicarakan[iv]

 

Itulah pembahasan terkait adjective clause yang harus dipahami dalam academic writing. Dalam membuat kalimat academic writing, kita juga harus memerhatikan kata kerja yang digunakan ketika menjelaskan noun yang berbentuk singular maupun plural. Seperti dalam contoh:

I am a girl who (that) is good at dancing.

They are girls who are good at dancing.

 

Dalam contoh diatas, kita dapat melihat ketika menerangkan singular noun maka verb yang digunakan menggunakan singular verb, begitu pula dengan plural noun yang juga menggunakan plural verb.

 

[i] Oshima, Alice & Ann Hogue. Writing Academic English: third edition. New York: Longman. Hal: 161

[ii] Leech, Geoffrey. 2004. Kamus Lengkap Tata Bahasa Inggris. Jakarta: Kesaint Blanc. Hal: 443

[iii] Pyle and Munoz.1991. TOEFL Preparation Guide. Singapore: Wiley. Hal: 137

[iv] Puchta, Herbert dan Stranks, Jeff. 2011. English in Mind second edition Student’s Book 2. Cambridge University Press. Hal: 83