Finite Verb dan Non-Finite Verb

Ditulis oleh Aan Setyawan

Finite verb adalah kata kerja di dalam bahasa Inggris yang menunjukkan tense, jumlah, atau orang sehingga berfungsi sebagai kata kerja utama di dalam kalimat bahasa Inggris. Paling mudah ditandai dengan bentuk infleksi. Saya lebih suka mengatakan finite verb sebagai real verb; verba yang sebenarnya.

a. She speaks English everyday.

b. They speak English everyday.

c. We spoke English.

Pada semua contoh di atas, speak dan bentuk infleksinya yaitu speaks dan spoke adalah kata kerja finite karena menunjukkan tense yang berbeda-beda, speaks dan speak menunjukkan tense present, sementara spoke menunjukkan tense lampau/past. Selain itu, speaks menunjukkan jumlah subjek adalah tunggal, sementara speak menunjukkan jumlah subjek adalah lebih dari satu. Inilah yang dimaksud bahwa finite verb menunjukkan tense dan jumlah di dalam kalimat.

Baca Juga : Verb

Non-finite verb adalah kata kerja di dalam kalimat yang tidak menunjukkan tense, jumlah, dan orang. Biasanya ditandai dengan adanya kata kerja penghubung atau kata kerja bantu. Dengan demikian, kita juga bisa menyebutnya sebagai kata kerja bukan utama.

a. I will go to school.

b. I like going to the library.

c. We have gone away on holiday

d. I'm going to university.

Dari contoh di atas, dapat kita tandai ciri-cirinya yaitu non finite verb selalu berpasangan dengan verba lain baik modal ataupun auxiliary verb. Go, going, dan gone di atas juga tidak menunjukkan tense, yang menunjukkan tense adalah kata kerja sebelum go, yaitu will (penanda future tense), like (penanda present), have (penanda perfect). Non finite verb biasanya hanya berfungsi sebagai gerund misalnya pada kalimmat (b), to infinitive (a), dan participle (c (past participle) dan d (present participle))