Go

Kalimat Retoris: Pengertian, Fungsi dan Contohnya

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada August 3rd at 2:45pm
Share :

Kalimat retoris adalah kalimat yang sebenarnya tidak perlu memerlukan jawaban karena jawabannya pada umumnya sudah ada di dalam kalimat itu sendiri atau memang tidak perlu dijawab karena memang sebenarnya bukan sedang bertanya, tetapi mengungkapkan sebuah pernyataan dengan bentuk pertanyaan. Fungsi dari kalimat retoris adalah untuk menjadi introspeksi diri atau sindiran sehingga dapat sering kita temui di dalam pidato, khotbah, dan debat. Selain untuk menyindir juga bisa digunakan untuk memberi nasehat, dukungan, atau pesan terhadap orang lain secara halus. Contoh kalimat retoris di dalam bahasa Indonesia :

a. Bukankah membohongi orang tua adalah dosa besar?

b. Apalah artinya kau tersenyum padaku, jika pada akhirnya kau memilih dia.

c. Tidakkah kita harus berdamai dengan diri sendiri atas segala kegagalan.

d. Bukankah menyebarkan hoak itu dilarang oleh Undang-Undang?

e. Bagaimana kamu bisa sukses, kalau setiap hari bermain Mobile Legend?

f. Benarkah kamu tidak pernah berbuat dosa?

g. Apakah kau tidak merasa bersalah menabrak orang tua renta itu?

h. Mengapa tidak kau buang saja sampahnya di tempat sampah?

i. Tidaklah kamu takut adzab Tuhan?

j. Pantaskah kau menyakiti hati istrimu?

Artikel Lainnya

Landeskunde 1 - Essenzeiten in Deutschland (Waktu-waktu makan di Jerman)
Tips Belajar Bahasa Inggris Secara Cepat
Kosakata-Kosakata Gaul Anak Jakarta Selatan yang Perlu Kamu Ketahui
Leave or Go?
Penggunaan dan Perbedaan Nearly dan Almost dalam Bahasa Inggris
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi