Infer atau Imply?
Ditulis oleh Aan Setyawan Published 07/08/2018 edited 04/11/2018

Jika kita bertemu dengan soal-soal reading atau listening dalam soal-soal TOEFL, kita akan sering juga bertemu dengan dua kata ini; infer dan imply, misalnya:

Baca Juga : Quiet atau Quite?

-what can we infer from the second paragraph of the passage?

(apa yang dapat kita simpulkan dari pesan paragraf ke dua?)

-what does the man imply?

(apa maksud dari pria tersebut?)

Infer dan imply digunakan untuk kita menyimpulkan atau menduga atas sesuatu yang terjadi. Hanya saja, ada perbedaan mendasar dalam penggunaan kedua kata ini. Pertama, infer digunakan untuk mengambil kesimpulan dari apa yang telah dikatakan oleh orang lain sebelumnya dan untuk membentuk opini menggunakan bukti dan penalaran.

-Much of the meaning can be inferred from the context

(banyak pemaknaan dapat disimpulkan dari konteksnya).

-What can we infer about the state of mind of the writer?

(apa yang dapat disimpulkan dari kegelishan penulis?)

Sementara itu, imply digunakan untuk memberi maksud atas apa yang kita katakan. untuk menyarankan bahwa sesuatu tersebut itu benar tanpa mengatakannya secara langsung. Hal yang paling mendasar terasa perbedaanya adalah imply dapat digunakan untuk merujuk apa yang dikatakan oleh orang lain, sementara infer tidak bisa.

Are you implying that I'm fat?

Are you inferring that I'm fat?

Are you implying (that) I am wrong?

Are you inferring (that) I am wrong?

Untuk mempermudah, kita dapat mengartikan infer dengan "memberi kesimpulan" dan imply dengan "maksud" atau "mengartikan"