Banmal dan Jondaemal
Ditulis oleh Lita Rizki Fauziah Published 01/10/2017 edited 13/10/2017

Orang-orang yang menyukai k-pop atau k-drama pasti mengetahui atau setidaknya pernah mendengar banmal dan jondaemal. Sebenarnya apa sih banmal dan jondaemal itu? Bahasa Korea sebenarnya mempunyai tujuh speech level yang disebut 말체 [mal-ce] dan tiga diantaranya digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Speech level dianggap sangat penting dalam bahasa Korea karena menunjukkan rasa hormat, keakraban, dan hubungan (secara umum) antara penutur dan orang yang diajak bicara/dibicarakan. Disertai dengan contoh-contoh kalimat, artikel ini akan membahas tiga speech level tersebut secara lengkap.

1. 존댓말 [jon-dae-mal] (kalimat formal]

1.1. 합쇼체 Sering disebut juga sebagai bentuk kalimat honorifik atau hormat, bentuk kalimat ini adalah yang paling formal dan sopan. Bentuk kalimat ini digunakan pada situasi yang bersifat resmi atau formal seperti di lingkungan tempat kerja, pendidikan, media massa, atau lingkungan militer. Bentuk kalimat ini berfungsi untuk menunjukkan rasa hormat terhadap orang yang diajak bicara atau dibicarakan sehingga umum digunakan saat membicarakan atau berbicara dengan orang yang lebih tua, orang yang memiliki status atau jabatan lebih tinggi, dan orang yang belum pernah ditemui sebelumnya. Ciri-ciri bentuk kalimat ini adalah akhiran kata kerja atau kata sifat dalam kalimat tersebut yang berakhiran ~ㅂ니다 [~ni-da] / ~습니다 [seum-ni-da] untuk kalimat pernyataan, ~ㅂ니까 [ni-kka] / ~습니까 [seum-ni-kka] untuk kalimat tanya, dan 십시요 [sip-si-yo] untuk kalimat perintah.

Baca Juga : Cara Menyambut dan Menyebut Nama Orang Korea

Contoh:

Kalimat Arti
저는 인도네시아에서 온 대학생입니다 [jeo-neun in-do-ne-si-a-ae-seo on dae-hak-saeng-im-ni-da] Saya adalah mahasiswa dari Indonesia
어디에서 한국말을 공부합니까? [eo-di-e-seo han-guk-ma-reul gong-bu-ham-ni-kka?] (Anda) belajar bahasa Korea dimana?

1.2. 해요체 [hae-yo-che] Bentuk kalimat ini adalah salah satu bentuk jondaemal lainnya. Meskipun derajat formalitasnya lebih rendah dibanding bentuk kalimat yang sudah dijelaskan sebelumnya, bentuk kalimat ini lebih umum digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan masih dianggap sopan. Ciri bentuk kalimat ini bias dilihat dari akhir kalimat 요 [yo].

Contoh:

Kalimat Arti
오늘 점심 뭐 먹어요? [o-neul jeom-sim mwo meog-eo-yo?] Hari ini mau makan siang dengan menu apa?
저는 자카르타에서 살고 있어요 [jeo-neun ja-ka-reu-ta-e-seo sal-go is-seo-yo] Saya tinggal di Jakarta

Baca Juga : Etika Terhadap Orang yang Lebih Tua di Korea

2. 반말 [ban-mal] (kalimat informal) Banmal [반말] adalah bentuk kalimat informal dalam bahasa Korea yang digunakan dalam situasi santai, informal, atau tidak resmi. Penggunaannya memiliki beberapa aturan khusus yang harus diperhatikan agar tidak menyebabkan kesalahpahaman. Banmal biasanya sering dipakai dalam kehidupan pergaulan sehari-hari oleh teman sebaya, orang yang sudah berhubungan/berteman dekat, dan kepada orang yang lebih muda. Banmal tidak boleh digunakan kepada orang yang lebih tua, senior, mempunyai jabatan lebih tinggi, atau orang yang tidak pernah ditemui sebelumnya karena dianggap tidak sopan. Banmal biasanya bisa digunakan setelah penutur meminta izin terlebih dahulu kepada lawan bicaranya dan setelah keduanya saling mengenal satu sama lain. Jika kedua pihak sudah sepakat untuk menggunakannya, banmal bisa meningkatkan keakraban antara penutur dan lawan bicaranya. Ciri-ciri kalimatnya adalah penggunaan kata kerja dasar atau kalimat yang tidak berakhiran ~요 [yo].

Contoh:

Kalimat Arti
밥 먹었어? [bab meo-geos-seo?] Kamu sudah makan?
김치를 먹고 싶어 [kim-chi-reul meok-go sip-eo] (Aku) ingin makan kimchi

Penggunaan ketiga speech level tersebut sesuai situasi dan lawan bicara atau orang yang dibicarakan dianggap sangat penting dalam budaya Korea yang menjunjung tinggi rasa hormat terhadap orang yang lebih tua. Oleh karena itu, berusahalah untuk mengingat peraturan-peraturannya. Semangat belajar! :)