Go

Apa Perbedaan Hope dan Wish?

Ditulis oleh Aan Setyawan
Dipublikasikan pada September 29th at 4:37am
Share :

Hope dan wish sama-sama digunakan sebagai kata kerja yang menunjukan sebuah harapan. Pada dasarnya, setiap kata yang bersinonim tidak ada yang benar-benar sama. Pasti ada saja perbedaanya, entah perbedaan dari arti, cara penggunaan, dan atau tingkat kesopanaanya. Sebagai contoh kata “anda” dan “kamu” adalah bersinonim, tetapi cara penggunaanya dari dua kata tersebut berbeda. “Anda” untuk situasi formal dan “kamu” untuk situasi informal.

Sekarang kembali pada pertanyaan awal di artikel ini, yaitu apa perbedaan antara wish dan hope? Untuk lebih jelasnya simak perbedaan hope dan wish di bawah ini:

1. Hope

Oxford menjelaskan hope sebagai “to want something to happen and think that it is possible” yang artinya “menginginkan sesuatu terwujud dan berfikir hal tersebut mungkin terjadi”. Jadi, hope digunakan untuk harapan yang tingkat kemungkinaanya sangat tinggi. Hope bisa digunakan untuk merujuk harapan yang berhubungan dengan masa lalu, sekarang, maupun masa datang. Akan tetapi, pada umumnya digunakan untuk merujuk keinginan yang terjadi pada saat sekarang atau yang akan datang.

a. I hope you will win. (Saya berharap kamu akan menang.)

b. All we can do is wait and hope. (Hal yang bisa kita lakukan adalah menunggu dan berharap.)

c. I hope so. (Saya harap begitu.)

2. Wish

Oxford menjelaskan wish dengan “to think very hard that you want something, especially something that can only be achieved by good luck or magic” yang artinya “memikirkan dengan sangat keras sesuatu yang kamu inginkan, khususnya sesuatu yang hanya dapat diperoleh dengan keberuntungan yang bagus atau kejaiban”. Dengan demikian, wish digunakan untuk harapan yang tingkat kemungkinaanya tidak terwujud sangat tinggi. Oleh karena itu, wish umumnya merujuk pada sesuatu yang terjadi di masa lampau dan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

a. I wish I had a new camera.(Saya berharap saya punya kamera baru. Faktanya sekarang tidak punya)

b. I wish I were tall. (Saya berharap saya tinggi. Faktanya: saya pendek dan ingin sekali tinggi)

c. I wish my husband would help me clean the house. (saya berharap suami saya membantuku membersihkan rumah. Faktanya suami tidak pernah membantu membersihkan rumah)

Selain digunakan untuk harapan yang tidak terjadi, wish juga kadang sering digunakan untuk memberi ucapan kepada seseorang agar suskes, bahagia di kemudian hari, seperti yang dijelaskan di dalam kamus Cambridge bahwa wish adalah “to hope or express hope for another person's success or happiness or pleasure on a particular occasion” misalnya:

a. We wish you a merry Christmas.

b. I wish you health and happiness.

c. I wish her a safe journey.

Kesimpulan

  1. Hope digunakan untuk harapan yang tingkat kemungkinaanya sangat tinggi. hope bisa digunakan untuk merujuk pada harapan masa lalu, sekarang, ataupun masa depan. Akan tetapi, umumnya digunakan untuk merujuk harapan saat ini atau yang akan terjadi di masa yang akan datang.

  2. Wish pada umumnya digunakan untuk harapan yang tidak terjadi. Oleh karena itu, wish lebih sering merujuk pada keinginan yang tidak terwujud di masa lampau. Selain itu, wish juga bisa digunakan untuk harapan yang terjadi di masa datang yang berhubungan dengan kesuksesan dan kebahagiaan.

Artikel Lainnya

Perbedaan Jealous dan Envious
Beberapa Kata Dalam Bahasa Inggris yang Membingungkan
Perbedaan Antara Sea dan Ocean
문장 (Kalimat)
Adjective
©2019 BelajarBahasa.ID
Developed by Kodelokus Cipta Aplikasi