Dibalik Fenomena 'Om Telolet Om' ada Palindrom
Ditulis oleh Diah Anggraeni Published 25/12/2016 edited 15/04/2018

“Om telolet om”

Akhir-akhir ini ‘om telolet om’ lagi nge-hits banget di dunia maya. Fenomena ‘om telolet om’ ini berawal dari aksi anak-anak di daerah Jawa Timur yang lalu dengan cepat tersebar sampai jadi world trending topic di social media. Bahkan musisi-musisi dunia juga ikut-ikutan posting ‘om telolet om’. Luar biasa yaaa! :D

Nah, dibalik kata-kata ‘om telolet om’ ini ada fenomena bahasa yang menarik untuk kita ketahui yaitu palindrom. Palindrom adalah kata, frasa, angka, maupun kalimat yang dapat dibaca sama baik dibaca dari depan maupun dari belakang. Misalnya kata ‘iri’, nah kata ‘iri’ mau dibaca dari depan maupun belakang tetap saja dibaca ‘iri’. Yap, itu dia yang disebut sebagai palindrom. Tanpa kita sadari, ‘telolet’ juga palindrom loh! Karena dari belakang juga tetap dibaca ‘telolet’.

Palindrom sendiri merupakan permainan kata yang telah ada selama berabad-abad yang lalu. Tapi kata 'palindrome' sendiri awalnya diciptakan oleh seorang playwright bernama Ben Jonson pada abat ke 17. Palindrom diambil dari bahasa Yunani yaitu ‘palin’ (πάλιν; yang artinya " kembali lagi") dan ‘dromos’ (δρóμος; yang artinya “cara atau arah").

Palindrom yang ditemukan pada jaman Yunani kuno yaitu:

‘Nipson anomemata me monan opsin.’

Selain palindrom yang ditemukan di jaman Yunani, ada juga palindromes yang ditemukan dari sisa peradaban Romawi:

‘In girum imus nocte et consumimur igni.’

Ada banyak palindrom yang bisa kita temukan di berbagai macam bahasa di seluruh dunia. Di bahasa Indonesia sendiri palindrom yang bisa kita temukan antara lain seperti kata; ‘tamat’, ‘iri’, ‘sinis’, ‘sugus’, ‘nababan’. Palindrom yang lumayan panjang dan cukup famous di bahasa Indonesia seperti ‘kasur ini rusak.' atau ‘maya ini ayam.’

Kalau di bahasa Inggris, beberapa kata palindrom antara laian: ‘pop’, ‘racecar’, ‘nun’, ‘civic’, ‘radar’, ‘madam’, ‘level’, ‘eye’, ‘deed’, ‘toot’, ‘sis’, ‘gag’, ‘gig’, ‘redivider’. Kalau yang agak panjangnya antara lain ‘straw warts’, ‘madam I’m Adam’, ‘Dammit, I’m mad’, ‘Here so long?, no loser eh?’.

Perlu sahabat ketahui jika palindrom ini tidak hanya ditemukan pada kata-kata dan angka, tetapi teori komputasi, struktur biologis, komposisi pada musik klasik hingga biologi molekuler juga ditemukan loh adanya palindrom.

Selamat belajar...